Kamis, 20 Januari 2011

Khatimah

Demikianlah begitu urgensinya kedudukan pengagungan terhadap sunnah-sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, hingga para ulama meragukan keislaman bagi mereka yang menolak sunnah, mengolok-olok, meragukan atau mencelanya. Demikian pula Allah telah mengancam mereka dengan adzab yang pedih pada hari kiamat nanti (selengkapnya baca risalah Manhaj Salaf edisi 10).

Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban bagi kaum muslimin untuk senantiasa berupaya meniti jalan di atas manhaj dan jalan yang telah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tunjukkan kepada kita semua. Sudah semestinya kita berusaha sesuai dengan kemampuan kita untuk mengamalkan sunnah serta mendukung dan berwala’ kepada mereka yang mengamalkan sunnah tersebut. Perbanyaklah istighfar (meminta ampun) kepada Allah atas kekurangan-kekurangan kita dalam menjalankan seluruh perintah-perintah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan menjauhi larangan-larangan beliau.
Wallahu a’lam.


Maraji’:
1. Ta’dhimus Sunnah, Abdul Qayyum bin Muhammad bin Nashir.
2. Syarhus Sunnah, Imam Al-Barbahari.
3. Al-Firqatun Najiyyah, Syaikh Muhammad bin Jamil Zaenu.



(Dikutip dari Bulletin Dakwah Manhaj Salaf edisi 11/Tahun I tgl 14 November 2003, penulis Ustadz Muhammad Umar As Sewed, judul asli "Wajibnya Mengamalkan Sunnah".)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Total Tayangan Halaman

Laman

Cari Blog Ini

Entri Populer

Mengenai Saya

Foto saya
sijunjung, sumatera barat, Indonesia
saya adalah seorang lelaki yang selalu berusaha menjadi lebih baik

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.